Laptop Gaming MSI Siap Serbu Indonesia


Di kalangan gamer PC, terutama mereka yang “serius”, nama MSI sudah tidak asing lagi. Perangkat MSI Gaming Series kerap jadi pilihan mereka yang ingin membangun PC dengan kemampuan mumpuni menjalankan game terbaru. Di arena laptop, MSI juga memiliki perangkat untuk segmen gamer. Perangkat ini bisa diketahui dengan awalan G pada namanya.

Nah, seri terbaru laptop gaming MSI telah diperkenalkan di Indonesia dan segera menyerbu penggemar game Tanah Air. Seri itu adalah GT60 dan GT70.  GT60 menggunakan layar 15.6 inci, sedangkan GT70 menggunakan layar 17 inci. Keduanya diperkenalkan dalam event yang digelar di Hard Rock Hotel, Bali, 3-4 Mei 2012.

Salah satu yang dikedepankan dari seri terbaru ini adalah prosesor Intel Core i7 generasi ketiga atau yang sebelumnya dikenal dengan kode Ivy Bridge. Mendampingi prosesor tersebut adalah kartu grafis dari seri Nvidia GeForce GTX 670M.

Manjakan gamer dengan Super RAID

Namun yang menarik dari keduanya bukan hanya prosesor dan kartu grafis yang “gahar”. MSI menerapkan opsi media penyimpanan bernama Super RAID. Jawara overclocker Indonesia, Alva Jonathan, turut hadir dalam event itu untuk menjelaskan: apa keistimewaan Super RAID.

Pada intinya, Super RAID yang dimaksud adalah memasangkan dua buah Solid State Drive (SSD) sebagai media penyimpanan. Hasilnya, kemampuan baca/tulis perangkat itu jadi lebih cepat.

Lalu, apa pengaruhnya bagi gamer?
Alva menjelaskan, meningkatnya kecepatan media penyimpanan memungkinkan “load time” yang lebih cepat saat menjalankan game.
Hal ini akan sangat berpengaruh saat pemain mulai menjalankan sebuah game, terutama game “kelas berat” yang memiliki banyak elemen yang harus dimuat sebelum dijalankan.

Pada sebuah PC, masalah pada performa seringkali terjadi karena efek leher botol (bottleneck). Efek itu terjadi ketika data yang dikomunikasikan antar komponen terhambat karena keterbatasan salah satu komponen.

Saat ini, tutur Alva, bottleneck terbesar pada sebuah PC tidak terjadi di processor, memory, VGA ataupun hal lainnya.

“Bottleneck terbesar biasanya terjadi di media penyimpanan,” ujarnya.

Dengan memanfaatkan SSD generasi terkini, yang memiliki kemampuan transfer data lebih baik dibandingkan Hard Disk Drive (HDD), performa komputer bisa ditingkatkan.

Dengan Super RAID yang diterapkan MSI, kemampuan transfer datanya bisa melonjak drastis.

Dalam sebuah pengujian, sistem dengan Super RAID bisa mencapai 900 Mbps (read) dan 350 Mbps (write). Bandingkan dengan HDD RAID alias dual hard disk yang hanya sekitar 185 Mbps (read) dan 175 Mbps (write).

Fitur Gamer Lainnya

MSI juga menerapkan komponen yang dijuluki Killer Gaming Networking alias Killer Ethernet E2200.  Hal ini akan memperbaiki kecepatan transmisi dalam jaringan.

Fitur Killer Network tadi akan berguna bagi mereka yang gemar bermain dalam jaringan, baik jaringan lokal ala LAN Party atau jaringan internet (online).

Fitur lain yang coba dikedepankan MSI termasuk keyboard SteelSeries dengan variasi backlight, sistem suara MSI Audio Boost plus speaker Dynaudio hingga adanya Turbo Drive Engine dan Cooler Boost.

Bersamaan dengan itu MSI juga memperkenalkan varian GE60 dan GE70. Ini merupakan versi lebih “ringan” yang ditujukan bagi gamer tingkat awal (entry level).

Laptop gaming MSI tersedia di kisaran harga 1099 hingga 2699 dollar AS, tergantung tipe dan spesifikasi yang dipilih pengguna.

Iklan
  1. 15 Juli 2012 pukul 16.12

    Why viewers still use to read news papers when in this
    technological world everything is existing on web?

  2. 16 Juli 2012 pukul 18.36

    because it is always the latest news on the web…
    😀

  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: