Arsip

Archive for Juni, 2012

Awal Mula Sejarah Handphone dan Perkembangannya

14 Juni 2012 1 komentar

A. Sejarah Handphone

Handphone atau biasa disebut telepon selular merupakan perangkat telekomunikasi elektronik yang mempunyai kemampuan dasar yang sama dengan telepon konvensional salutaran tetap, tetapi handphone bias dibawa kemana-mana dan tidak perlu disambungkan dengan jaringan telepon menggunakan kabel.

Pada tahun 1910 adalah cikal bakal telepon seluler yang ditemukan oleh Lars Magnus Ericsson, yang merupakan pendiri perusahaan Ericsson yang kini di kenal dengan perusahaan Sony Ericsson. Pada awalnya, orang Swedia ini medirikan perusahaan Ericsson memfokuskan terhadap bidang bisnis perlaan telegraf, dan perusahaanya juga tidak terlalu besar pada waktu itu. Pada tahun 1921 pertama kalinya Departemen Kepolisian Detroit Michigan menggunakan teleopn mobile yang terpasang di semua mobil polisi dengan menggunakan freuensi 2 MHz.

Pada tahun 1960, di Finlandia sebuah perusahaan bernama Fennis Cable Works yang semula berbisnis dibidang kabel, melakukan ekspensi dengan mendirikan perusahaan elektronik yang bernama Nokia sebagai handset telepon seluler. Tahun 1970-an perkembangan telepon mobile menjadi pesat dengan di dominasi oleh 3 perusahaan besar yaitu di Eropa dengan perusahaan Nokia dan Ericsson dan di Amerika dengan perusahaan Motorola

Pada tahun 1969, sistem telekomunikasi seluler dikomersialkan. Setelah tahun 1970, telekomunikasi seluler semakin sering dibicarakan orang. Motorola mengenalkan telepon genggam tiga tahun kemudian. Ukurannya memang cukup besar dengan antena pendek. Ada pula ponsel dengan ukuran sekoper. Dr Cooper yang menjadi manajer proyek inovasi Motorola itu memasang base station di New York. Untuk proyek ini Motorola bekerja dengan Bell Labs.

Penemuan ini sekaligus diklaim sebagai penemuan ponsel pertama. Di suatu pagi 3 April 1973,Cooper, saat itu menjabat sebagai general manager pada Divisi Communication Systems Motorola mempertunjukkan cara berkomunikasi aneh dari terminal telepon portable. Dia mencoba ponsel ‘raksasanya’ sambil berjalan–jalan di berbagai lokasi di New York. Itulah saat pertama ponsel ditampilkan dan digunakan di depan publik. Dalam pertunjukan itu, Cooper menggunakan ponsel seberat 30 ounce sekitar (800 gram) atau sepuluh kali lipat dibandingkan rata – rata ponsel yang beredar saat ini.

 

B. Perkembangan Handphone

Operator telekomunikasi dengan jumlah pelanggan terbesar di dunia ternyata di pegang oleh China Mobile. Pelanggannya mencapai 200 juta orang lebih. Melampaui posisi Vodafone yang memiliki pelanggan sekitar 186 juta orang. Pelanggan Layanan 3G terbanyak di dunia adalah NTT DoCoMo dari jepang. Pelanggannya mencapai 29 juta orang. Urutan kedua diduduki oleh 3 Italy dari negara italy dengan jumlah pelanggan kurang lebih 8 juta. Sedangkan posisi ketiga di raih oleh SoftBank Mobile dari Jepang.

Rekor mengetik SMS tercepat dipegang oleh Ang Chuang Yang. Remaja 16 tahun asal Singapura ini berhasil mengetik SMS 160 karakter hanya dalam waktu 41,52 detik. Prestasi Ang kali memecahkan rekor yang sebelumnya dicatatkan warga Amerika Ben Cook pada bulan Juli 2006, dengan catatan waktu 42,22 detik. Operator telekomunikasi di Indonesia yang memiliki Coverage 3G terluas di pegang oleh XL. Jangkauannya meliputi daerah Jakarta, Bandung, Medan, Batam, Surabaya, Denpasar,Yogyakarta dan Mataram. Dan internasional yang meliputi; Malaysia, Singapura, Hongkong dan Australia Baca selanjutnya…

Iklan

Merugi Nokia Berencana PHK 10 Ribu Karyawan


Nokia berencana untuk melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) kepada 10 ribu karyawan secara global karena mengalami rugi besar. Nokia memperingatkan para karyawan, bahwa kerugian pada kuartal dua akan lebih besar dari ekspektasi.

Sejak Stephen Elop menjabat sebagai CEO Nokia pada September 2010, perusahaan asal Finlandia ini mulai melakukan perampingan organisasi. Jika PHK akan dilakukan lagi pada kuartal 3 tahun ini, maka total karyawan yang telah di-PHK ada lebih dari 40 ribu. Dikutip dari kantor berita Reuters, Nokia membutuhkan biaya restrukturisasi tambahan sekitar 1,3 miliar dollar AS pada akhir 2013.

Saham Nokia anjlok 70% sejak Februari 2011, ketika mereka mengumumkan tak lagi menggunakan Symbian sebagai sistem operasi smartphone. Nokia kini mengadopsi Windows Phone besutan Microsoft, yang disematkan pada smartphone keluarga Lumia.

Semua Bisa Jadi “Programer” dengan Google Blockly


Bahasa pemrograman yang rumit sering kali menjadi penghalang bagi mereka yang ingin membikin program, tetapi tidak memiliki latar belakang atau kemampuan yang sesuai untuk itu. Google ingin mengubah hal tersebut dengan merilis Blockly, sebuah bahasa pemrograman visual yang membuat penggunanya bisa menciptakan program tanpa mengetikkan satu huruf pun pada keyboard.

Caranya, Blockly menjadikan tampilan unik berupa balok-balok yang mewakili kode-kode—seperti pernyataan “if-then” dan lainnya—yang harus digabungkan oleh pengguna untuk menciptakan fungsi sederhana. Ketika fungsi tersebut disatukan, jadilah sebuah program utuh. Pengguna kini sudah bisa memperoleh Blockly di Google Code, situs khusus yang disediakan raksasa mesin pencari tersebut untuk menampung aplikasi-aplikasi open source.

Melalui situs Google tersebut, Blockly bisa diekspor ke dalam bahasa pemrograman lain yang sudah ada, termasuk Javascript, Dart, Phython, dan XML.  Blockly adalah bagian dari proyek yang lebih besar, yang bertujuan untuk menyebarkan ilmu pemrograman kepada semua orang. Tahun 2010 lalu, Google telah menelurkan platform serupa yang disebut sebagai App Inventor.

Microsoft Coba “Padamkan” Virus Mata-mata “Flame”


Program jahat yang diduga sebagai produk spionase, Flame, memanfaatkan celah dari Microsoft. Bahkan, Flame mampu berpura-pura sebagai program yang direstui oleh Microsoft.

Hal itu rupanya mendorong raksasa peranti lunak asal Redmond itu untuk mencoba memadamkannya. Caranya, dengan menyebarkan sebuah patch untuk mengatasinya.  Menurut Mike Reavey, Senior Director Microsoft Trustworthy Computing, Flame bisa berpura-pura sebagai program resmi dari Microsoft.

Program jahat yang diduga sebagai program mata-mata itu memanfaatkan Terminal Server Licensing Service dari Microsoft yang digunakan di kalangan korporasi besar.  Reavey mengatakan, terdapat algoritma kriptografi pada layanan tersebut yang terbilang lawas dan bisa dieksploitasi. Celah itulah yang dimanfaatkan oleh pembuat Flame.
Baca selanjutnya…

Facebook Tertarik Membeli Produsen BlackBerry


Salah satu alasan mengapa kinerja saham Facebook tidak sesuai harapan sebagian orang adalah fakta bahwa  perusahaan situs jejaring sosial tersebut tidak memiliki produk fisik yang berwujud (tangible).

Model bisnisnya saat ini tidak sustainable, dengan 82 persen pendapatan berasal dari iklan. Sementara hampir setengah dari 901 juta penggunanya mengakses Facebook dari aplikasi mobile yang tidak bisa dihinggapi pesan komersil.

Tak lama lagi, keadaan tersebut mungkin akan berubah karena Facebook dikabarkan tertarik membeli Research  in Motion (RIM), produsen smartphone Blackberry. Dengan begitu, Facebook bisa memiliki produk hardware sehingga meningkatkan kepercayaan investor terhadap sahamnya.

Paul Amsellem, kepala bidang operasi Grup Jaringan Mobile di  Perancis, percaya bahwa hal tersebut tak lama  lagi akan menjadi kenyataan. “Facebook menghadapi tekanan dari investor dan membutuhkan proyek jangka  panjang,” ujarnya, seperti dikutip dari International Business Times.

Keuntungan lain dari membeli RIM adalah Facebook bisa menghasilkan uang lewat aplikasi dan fitur-fitur lain pada smartphone yang dibuatnya sendiri.

RIM, perusahaan asal Kanada yang sedang terbelit kesulitan finansial, saat ini memiliki nilai kapitalisasi pasar 5,2 miliar dollar AS atau sekitar Rp 46 triliun. Angka tersebut lima kali lebih besar dibandingkan  nilai Instagram yang dibeli Facebook seharga 1 miliar dollar AS.

Apabila nantinya Facebook benar-benar mengakuisisi RIM, situs jejaring sosial tersebut akan mengikuti langkah beberapa perusahaan software yang juga melebarkan sayap ke bisinis hardware, seperti Microsoft dan Google.
Baca selanjutnya…

Komputer Windows Asus Bisa Jalankan Aplikasi Android


Produk komputer Asus yang menggunakan sistem operasi Windows, kelak akan bisa menjalankan aplikasi Android. Hal ini dimungkinkan karena Asus secara resmi telah bekerjasama dengan BlueStack.

BlueStack merupakan perusahaan rintisan berbasis teknologi informasi (startup) yang membuat BlueStacks App Player, sebuah aplikasi yang “menyulap” aplikasi-aplikasi Android dapat dijalankan di Windows.

BlueStack akan mengintegrasikan teknologi mereka ke dalam Asus Vibe, sebuah platform hiburan yang akan disertakan pada semua komputer desktop dan laptop besutan Asus. Platform Vibe baru dengan beragam aplikasi Android, akan segera diluncurkan pekan ini.
Baca selanjutnya…