Chip Grafis Baru Bikin Ponsel Setangguh Xbox 360


Smartphone Samsung Galaxy S III memiliki performa grafis mumpuni berkat GPU quad-core berbasis ARM Mali-400 yang tertanam di dalamnya. Namun, tak lama lagi bakal bermunculan perangkat mobile dengan kualitas grafis yang lebih mencengangkan, yang bahkan mampu menyamai perangkat konsol game.

Ini dijanjikan oleh ARM yang baru saja memperkenalkan seri GPU baru berbasis Mali T600. Seri GPU tersebut terdiri dari T604 (quad core), T658 (delapan core), T624 (quad core), serta T628 dan T678 yang bisa dilengkapi dengan jumlah inti hingga 8 buah.  Seri GPU Mali T600 diklaim bisa memberikan performa yang setidaknya 50 persen lebih tinggi dibandingkan GPU generasi sebelumnya dan mampu menyajikan “console class gaming”.

Produk pertama yang menggunakan teknologi GPU terbaru dari ARM ini disebut akan mulai bermunculan pada bulan September 2013. ARM tidak memproduksi chip sendiri, tetapi melisensikan teknologi yang diciptakannya kepada produsen lain yang menggabungkannya dengan sejumlah komponen tambahan untuk membuat chip yang digunakan pada perangkat mobile.

Contoh prosesor yang menggunakan teknologi prosesor dan GPU dari ARM adalah seri SoC Exynos buatan Samsung. Selain di smartphone dan tablet, ARM menargetkan teknologi GPU baru ini untuk dipakai juga di perangkat lain seperti smart TV dan set-top box. Saat ini baru sedikit smartphone yang menggunakan GPU berbasis teknologi ARM, tapi produsen ini mengklaim telah menguasai 70 persen pangsa pasar Smart TV.  Teknologi GPU ARM antara lain dipakai oleh smart TV bikinan LG, Samsung, Sony, dan Sharp.

Kompresi Tekstur

Perangkat konsol game, seperti Playstation 3 dari Sony atau Xbox 360 dari Microsoft selama ini memiliki grafis yang jauh lebih berkualitas dibandingkan perangkat mobile kerena tidak dibatasi oleh persoalan konsumsi daya.  Akan tetapi, seiring dengan efisiensi GPU mobile yang terus meningkat, kesenjangan antara dua platform tersebut telah makin menipis. ARM mengatakan bakal menyamai -atau bahkan melebihi- kualitas grafis yang mampu disajikan console game saat ini dengan menerapkan teknologi kompresi data bernama Adaptive Scalable Texture Compression (ASTC) pada seri GPU Mali T600.

ASTC memungkinkan developer menggunakan lebih sedikit data untuk menciptakan detail grafis yang lebih tinggi. API yang didukung antara lain OpenCL 1.1, OpenGL ES 1.1, OpenGL ES 2.0, OpenGL ES 3.0, DIrectX 11 FL 9_3, DIrectX 11, dan Google Renderscript.  Mali T600 mampu memproses grafis 2D, 3D, serta format foto High Dynamic Range atau populer disebut HDR.

Iklan
  1. Belum ada komentar.
  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: