Archive

Archive for Februari, 2013

Microsoft Ingatkan Pengguna Windows 7


Microsoft mengingatkan pengguna bahwa sistem operasi Windows 7 “polos” atau belum menggunakan paket update SP1 (Service Pack 1) akan berhenti mendapat dukungan, berupa update software mulai 9 April mendatang. Hal tersebut berlaku untuk Windows 7 versi “Release to Manufacturing” (RTM, istilah Microsoft untuk edisi pertama dari sebuah sistem operasi). Adapun Windows 7 SP1 atau yang telah di-update ke SP1, akan tetap mendapat support.
windows 7
Dengan kata lain, pengguna Windows 7 RTM harus meng-update sistem operasinya dengan SP1 Windows 7 yang tersedia gratis, jika masih ingin terus menerima update dari Microsoft. Langkah ini sesuai dengan kebijakan Microsoft melepaskan support atas edisi perdana sebuah sistem operasi dalam waktu 24 bulan sejak rilis Service Pack pertama (SP1).

Microsoft mulai mengirimkan Windows 7 Service Pack 1 pada pengguna dal am bentuk update otomatis pada akhir Februari 2011.  Windows 7 RTM akan tetap berfungsi normal dan dapat digunakan seperti biasa setelah 9 April. Hanya saja, komputer yang memakai sistem operasi ini tak akan menerima update apapun lagi dari Microsoft.

Sistem operasi Windows 7 secara keseluruhan akan tetap diberi dukungan update software hingga 13 Januari 2015, dan dalam bentuk patch hingga lima tahun setelahnya, atau 14 Januari 2020. Ada kemungkinana Windows 7 hanya akan menerima satu Service Pack saja selama 10 tahun masa hidupnya itu, sesuai dengan kecenderungan MIcrosoft mengurangi jumlah Service Pack untuk beberapa sistem operasi terbaru.

Windows XP yang diluncurkan 2001 silam dan akan berhenti didukung pada April 2014 mendapat tiga Service Pack, sementara Windows Vista yang rills pada 2007 hanya mendapat dua Service Pack. Sejauh ini, Windows 7 berhasil menggantikan WIndows XP sebagai sistem operasi favorit pengguna Windows. Data terbaru dari Net Applications menunjukkan bahwa sistem operasi ini dipakai oleh 48,5 persen komputer pengguna Windows.

Nvidia GeForce GTX Titan

19 Februari 2013 3 komentar

Gelar kartu gratis (VGA) PC desktop terkencang saat ini dipegang oleh GeForce GTX 690 dari Nvidia yang dilengkapi dua buah chip GPU keluarga “Kepler” dalam satu papan PCB.

Nah, gelar tersebut konon akan segera dialihkan pada sebuah kartu grafis baru dari Nvidia yang kabarnya akan dirilis antara tanggal 18 hingga 26 Februari mendatang, GeForce GTX Titan.
nvidia geoforce GTX
Berbeda dengan GeForce GTX 690, kartu grafis baru ini disinyalir akan menggunakan satu buahchip GPU berkode “GK110” yang dicomot dari kartu grafis kelas profesional Nvidia, yaitu Tesla K20 dan K20X.
Chip yang dibuat dengan proses fabrikasi 28nm ini dipersenjatai 2.688 CUDA cores dan memiliki frekuensi kerja 875 MHz. Tetapi pada GeForce Titan, clockspeed tersebut diperkirakan akan digenjot hingga 1019 MHz.

GPU super tentu membutuhkan frame buffer dalam jumlah besar, maka Nvidia pun bakal memadukanchip ini dengan memori on-board berkapasitas 6GB. Lebar bandwidth memori dikatakan bisa mencapai 512-bit atau dua kali lebih tinggi dibandingkan seri flagship sebelumnya.
Sayang, harga kartu grafis garang ini pun kabarnya akan sama mencengangkan dengan spesifikasi teknis yang diusung, diperkirakan mencapai kisaran 1600 dollar AS atau sekitar Rp 15,2 juta. Sebagai informasi, GeForce GTX 690 saat ini dijual sekitar Rp 9 juta.

Xperia E Android di Bawah Rp 2 Juta

18 Februari 2013 6 komentar

Sony Mobile kembali menunjukkan keseriusannya bermain di pasaran produk Android dengan harga terjangkau. Setelah pada akhir tahun 2012 meluncurkan Xperia Miro, kali ini Sony memasarkan smartphone terjangkau lainnya, Xperia E.
sony Xperia E
Jika Sony Xperia Miro dibanderol dengan harga Rp 1,9 juta, Xperia E dipasarkan dengan harga Rp 1,8 juta untuk versi single SIM dan Rp 1,9 juta untuk versi dual SIM.

Xperia E versi dual SIM saat ini sudah mulai dijual di Indonesia. Sedangkan Xperia versi single baru akan beredar mulai akhir Februari 2013 mendatang.

Untuk perangkat yang satu ini, Sony ingin menonjolkan sebuah fitur yang dinamakan HD Voice. Dengan adanya fitur ini, Sony mengklaim panggilan suara akan menjadi lebih jernih. Telepon seluler (ponsel) ini juga sudah dilengkapi fitur noise cancellation yang dapat menyaring suara latar.

Xperia E memiliki bentang layar 3,5 inci dengan resolusi HVGA (320×480). Kamera bagian belakang memiliki sensor gambar 3,2 megapixel. Sayangnya, Xperia E tidak dilengkapi dengan kamera depan sehingga pengguna akan sedikit sulit untuk melakukan video call.

Dapur pacu Xperia E diperkuat dengan prosesor single core Qualcomm Snapdragon MSM7227A 1GHz, RAM 512MB, memori internal 4GB yang dapat ditambah menggunakan kartu microSD hingga 32GB, dan berjalan dengan sistem operasi Android 4.1 Jelly Bean.