Arsip

Archive for Maret, 2013

Cara Mengetahui Mobil Yang Bekas Tabrakan


“Mewaspadai Mobil Bekas Tabrakanuntuk mereka yang akan membeli mobil second. Ternyata, ada cara lain untuk memastikannya, yaitu dengan melakukan tes jalan. Sidarto SA, pemilik bengkel reparasi bodi di Duren Sawit, Jakarta Timur, menjelaskan ciri-ciri khas mobil bekas tabrakan.

mobil

1. Saat dijalankan di lintasan rata dan bagus, setir menarik ke satu sisi, kanan atau kiri. Hal tersebut bisa dirasakan pada kecepatan antara 40 dan 60 kpj. Penyebabnya, jarak pijak roda depan atau belakang berubah atau tidak sesuai dengan aslinya akibat benturan kencang, baik dari depan, belakang, maupun samping. Untuk memperbaikinya, sasis harus diluruskan.

2. Radius putar berbeda antara ke kanan dan kiri akibat berbedanya jarak pijak depan dan belakang. Penjual biasanya berkilah, mobil belum di-spooring. Untuk membuktikan, ya harus dibawa ke bengkel spooring. Setelah itu, harus dites langsung menempuh jarak 5 km. Kalau perlu harus coba melalui polisi tidur atau berlubang. Kalau ternyata radius putar kanan dan kiri tetap tidak sama, berarti kerusakan sudah permanen. Sebaiknya, transaksi dibatalkan.

3. Tes kebocoran karet kaca, khusus bagian depan dan belakang. Cara paling gampang, semprotkan air dari selang bertekanan tinggi ke pinggir kaca yang dipasangkan ke bodi. Proses perbaikan bodi yang kurang bagus dan penggunaan komponen murah menyebabkan rembesan air ke sisi dalam kaca (ruang dalam mobil). Hal ini menandakan mobil pernah tabrakan cukup berat, dengan kerusakan bodi yang juga lumayan berat.

Iklan

Kamera Canon DSLR Terkecil di Dunia


Kabar tentang DSLR berukuran mini dari Canon ternyata benar adanya. Kamera bernama resmi EOS 100D ini diperkenalkan perusahaan tersebut. Kamera yang di Amerika Serikat dijual dengan nama “Rebel SL1” ini diklaim sebagai DSLR paling kecil dan ringan. Dimensi fisiknya 117x91x69mm, dengan bobot 407 gram termasuk baterai.
camera cannon
EOS 100D 25 persen lebih kecil dan 28 persen lebih ringan dibandingkan salah satu pendahulunya, EOS 650D yang diluncurkan pertengahan tahun 2012 lalu. Di dalamnya, EOS 100D dilengkapi sensor APS-C 18 megapixel dengan rentang sensitivitas ISO 100-12800 dan prosesor DIGIC 5. Layarnya berukuran 3 inci dan mendukung input touchscreen. Kamera dengan burst rate 4 FPS ini juga dilengkapi sistem AF 9-titik all-cross-type seperti pada EOS 650D

Salah satu kelebihan utama yang ditekankan oleh Canon pada EOS 650D adalah kemampuan continuous AF dalam video dengan kombinasi contrast dan phase detect AF pada sensor “Hybrid CMOS AF II”. Untuk memanfaatkan kemampuan ini secara optimal diperlukan lensa dengan motor STM. Bersama EOS 100D, Canon pun turut merilis lensa baru EF-S 18-55mm f/3.5-5.6 IS STM yang dilengkapi motor tipe tersebut.
EOS 100D dijadwalkan mulai tersedia pada April 2013 dengan harga eceran 650 dollar AS atau Rp 6,4 juta untuk versi body-only dan 800 dollar AS atau Rp 7,9 juta untuk versi kit dengan lensa EF-S 18-55mm f/3.5-5.6 IS STM. Lensa EF-S 18-55mm f/3.5-5.6 IS STM sendiri bisa dibeli terpisah seharga 250 dollar AS atau Rp 2,5 juta.
Baca selanjutnya…