Arsip

Archive for Mei, 2014

Tablet Mini Microsoft Pakai Prosesor Qualcomm


Tablet Mini Prosesor Qualcomm

Perangkat tablet Surface buatan Microsoft sudah dikabarkan akan dibuat versi yang lebih kecilnya semenjak dua tahun yang lalu. Tak lama lagi, penantian tersebut akan segera berakhir. Microsoft rencananya akan memperkenalkan tablet Surface terbarunya dalam sebuah acara, 20 Mei 2014 nanti, di New York, Amerika Serikat. tablet Surface Microsoft versi kecil ini juga untuk pertama kalinya akan menggunakan prosesor Qualcomm. Dengan demikian, Microsoft tidak lagi bekerjasama dengan Nvidia sebagai pemasok chip Surface.

Prosesor Snapdragon buatan Qualcomm saat ini memang banyak digunakan berbagai produsen perangkat smartphone, termasuk Samsung Electronic dengan lini Galaxy-nya. Namun, di sisi tablet, Qualcomm belum memiliki kesuksesan seperti di segmen smartphone, karena belum bisa menyaingi dominasi Apple dengan iPad-nya. Surface versi mini yang akan dirilis Microsoft dikabarkan akan memiliki ukuran layar unik, 7,5 inci dengan resolusi 1440 x 1080 pixel, rasio aspek 4:3. Dengan demikian, bentuknya akan lebih menyerupai iPad dibanding tablet Surface sebelumnya dengan rasio aspek 16:9.

Banyak pertanyaan dan spekulasi yang beredar tentang bentuk layar yang dipilih Microsoft. Menjawab soal tersebut, Microsoft mengatakan bahwa ke depannya akan ada tablet Surface dengan rasio aspek yang berbeda-beda. Tablet Surface versi kecil akan menjalankan sistem operasi Windows RT alih-alih Windows 8. Karena itu, layaknya Microsoft Surface RT dan Surface 2, tablet tersebut bakalan tidak bisa menjalankan software lawas untuk Windows versi desktop. Menurut sumber internal Microsoft kepada Bloomberg, selain merilis Surface versi kecil, Microsoft juga akan menampilkan tablet Surface yang dilengkapi dengan prosesor Intel. Surface sebelumnya menggunakan chip buatan Nvidia yang menggunakan teknologi ARM.

AMD Gabungkan ARM dan x86 di Satu Prosesor


AMD ARM

Pembuat prosesor Advanced Micro Devices (AMD) mengambil langkah berbeda dalam menjalankan bisnis prosesor komputer. Perusahaan mengumumkan kerangka kerja untuk menggabungkan dua arsitektur prosesor paling populer di dunia, yaitu ARM dan x86. Proyek ini disebut AMD sebagai “Project SkyBridge” yang memanfaatkan chip generasi berikutnya Puma+ x86 dan ARM Cortex A57. Secara teknis, ia menggabungkan arsitektur prosesor x86 yang memiliki keunggulan pada performa tinggi dan mendominasi segmen komputer pribadi, server, dan notebook, juga arsitektur ARM yang unggul dalam konsumsi daya rendah dan banyak dipakai pada produk ponsel pintar dan tablet.

Bagi AMD, Project SkyBridge disebut sebagai kinerja komputasi masa depan dan menjadi kesempatan besar untuk keluar dari persaingan arsitektur prosesor x86 dengan Intel. Menurut data Mercury Research, pangsa pasar AMD di pasar prosesor x86 untuk server mengalami penurunan drastis, menjadi 4,7 persen pada kuartal pertama 2013 dan di kuartal pertama 2014 hanya tersisa 2,8 persen. Selain itu, AMD juga dihadapkan pada tren perangkat mobile yang membuat pengiriman komputer pribadi anjlok selama delapan kuartal berturut-turut. Dengan mengembangkan prosesor berarsitektur ARM, AMD akan menargetkan segmen pasar server dan komputer pribadi yang semakin membutuhkan teknologi rendah daya, serta industri konsol game.